February 27, 2011

'Butiran itu mengalir lagi...'


Adoyai...
udah sok.sek.sok.sek. ne... napekah ini yg dirasa....aku namo jd lemah sebegini Ya Allah... sehingga kini jalan itu aku masih belumku temui.. tiap malamku bertemu menghadap-Mu,..dengan berkat doa dipanjatkan agar aku diberikan petunjuk dan jalan untukku...mungkin belum masanya...

Ya Tuhan,.. sesungguhnya perasaan ini amat berat untuk diluahkan... pada-Mu aku tebarkan semuanya yang tersirat disebalik wajah itu.. Kuatkanlah hatiku ini Ya Allah....


February 20, 2011

Lenka - Trouble Is A Friend


Trouble he will find you no matter where you go, oh oh
No matter if you’re fast, no matter if you’re slow, oh oh
The eye of the storm or the cry in the mourn, oh oh
You’re fine for a while but you start to lose control

He’s there in the dark, he’s there in my heart
He waits in the wings, he’s gotta play a part
Trouble is a friend, yeah trouble is a friend of mine, oh oh!

Trouble is a friend but trouble is a foe, oh oh
And no matter what I feed him he always seems to grow, oh oh
He sees what I see and he knows what I know, oh oh
So don’t forget as you ease on down the road

He’s there in the dark, he’s there in my heart
He waits in the wings, he’s gotta play a part
Trouble is a friend, yeah trouble is a friend of mine, oh oh

So don’t be alarmed if he takes you by the arm
I won’t let him win, but I’m a sucker for his charm
Trouble is a friend, yeah trouble is a friend of mine, oh oh!

Oh how I hate the way he makes me feel
And how I try to make him leave, I try
Oh oh, I try!

He’s there in the dark, he’s there in my heart
He waits in the wings, he’s gotta play a part
Trouble is a friend, yeah trouble is a friend of mine, oh oh

So don’t be alarmed if he takes you by the arm
I won’t let him win, but I’m a sucker for his charm
Trouble is a friend, yeah trouble is a friend of mine, oh oh!
Ooo, oh ooo, ooo ahh

I like this song very much !

Hari Minggu..

Actually, smlm aku pergi menjalankan rutin mingguan aku yang dah lama aku skip...huhuh iaitu menimbang berat aku...wakaka.. aku pun bersemangatlah pergi ke umah Irra untuk melakukan penimbangan dengan harapan adelah pengurangan yang berlaku dalam nombor2 tu.. Al-maklum jela, selera makan sekarang udah kurang.. tambah plak udah selesai memanjat bangunan menggunakan tangga setinggi 17 tingkat sambil memecahkan rekod menaiki bumbung highrise building..wakaka

Tapi... sayangnye.. uikkssss bilaku timbang...lain plak la hai jadinya... Adoyai.. ape mau buek lagi ne... Adoyai..susah bebenor mau capai itu target ~ erm.. xpe2.. as plan, next month aku nak try fix masa untuk pergi bersama2 trainer kesayanganku Irralishah ke Veron Fitness Zone kat Bukit Indah.. bersama2la kita menuju ke puncak target itu...

Oleh kerana kesemangatan semalam, pepagi tadi aku ajak mak terchentaku ke Hutan Bandar Mutiara Rini..dengan harapan mau pergi Aerobik dengan Si Reza cute tu..huhu.. tapi udah terlambat plak.. akhirnya aku berdating ngan mak terchentaku dengan bermaen badminton....


Ini dia, aku dan mak terchenta a.k.a nenek kuat..huhuhu yg berhenti separuh masa setelah kepenatan..huhuhu Idakku sangka nenek ini masih kuat lagi bermaen badminton..cayalah mak!..huhuh

Huh,..ingat anak cucu je yg boleh posing..nenek pun buleh tau.. huhuhu ~

February 19, 2011

~ Doaku ~

"Ya Allah...
seandainya telah Kau catatkan
dalam perjanjian azaliku
bahawa dia tercipta untukku miliki
dekatkanlah dia padaku
satukanlah hatinya dengan hatiku
titipkanlah kemesraan di antara hati kami
agar kebahagiaan itu kekal abadi
seiringkanlah kami dalam melayari hidup ini
ke tepian sejahtera dalam syariat cinta-Mu

Tetapi Ya Allah....
kiranya dalam pengharapanku ini
tiada bertemu dengan keredhaan dan ketetapan-Mu
telah tertulis di dalam takdir-Mu
dia bukan untukku
bawalah dia jauh dari pandanganku
luputkan kenangan yang pernah hadir dari ingatan
peliharalah diri ini daripada kekecewaan

Ya Allah Yang Maha Pengasih
Ya Allah Yang Maha Mengerti
berikanlah aku kekuatan
ketabahan dalam melontar bayangannya ke dada langit
moga ianya hilang bersama mega jingga dan kelam malam
biar dia rasa damai dan tenteram
tanpa sekelumit gangguan daripada diriku
bertemu bahagia yang lebih baik daripada diriku
jika benar cinta itu sejati, biarlah ia bebas
terbang lantas datang dengan sendirinya
tetapi jika ia pergi dan tidak kunjung lagi
anggaplah cinta ini memang tidak wujud
sejak dari awal lagi

izinkanlah ku himpun carik-carik luka cinta ini
hanya buat-Mu
meski tidak sehebat cinta Adawiyah terhadap-Mu
namun biarlah ianya terus mengharum
seharum setanggi dari syurgawi
semekar kemboja putih dihujung pusara hatiku...."

February 18, 2011

Jangan Tangisi Apa Yang Bukan Milikmu


Petikan dari Blog 'Seribu Warna Pelangi'..

Dalam perjalanan hidup ini seringkali kita merasa kecewa. Kecewa sekali. Sesuatu yang luput dari genggaman, keinginan yang tidak tercapai, kenyataan yang tidak sesuai harapan. Akhirnya angan ini lelah berandai-andai ria. Sungguh semua itu telah hadirkan nelangsa yang begitu menggelora dalam jiwa.


Dan sungguh sangat beruntung andai dalam saat-saat terguncangnya jiwa, masih ada setitik cahaya dalam kalbu untuk merenungi kebenaran. Masih ada kekuatan untuk melangkahkan kaki menuju majlis-majlis ilmu, majlis-majlis dzikir yang akan mengantarkan pada ketenteraman jiwa.

Hidup ini ibarat belantara. Tempat kita mengejar berbagai keinginan. Dan memang manusia diciptakan mempunyai kehendak, mempunyai keinginan. Tetapi tidak setiap yang kita inginkan bisa terbukti, tidak setiap yang kita mahu bisa tercapai. Dan tidak mudah menyadari bahwa apa yang bukan menjadi hak kita tak perlu kita tangisi. Banyak orang yang tidak sadar bahwa hidup ini tidak punya satu hukum: harus sukses, harus bahagia atau harus-harus yang lain.

Betapa banyak orang yang sukses tetapi lupa bahwa sejatinya itu semua pemberian Allah hingga membuatnya sombong dan bertindak sewenang-wenang. Begitu juga kegagalan sering tidak dihadapi dengan benar. Padahal dimensi tauhid dari kegagalan adalah tidak tercapainya apa yang memang bukan hak kita. Padahal hakekat kegagalan adalah tidak terengkuhnya apa yang memang bukan hak kita.

Apa yang memang menjadi jatah kita di dunia, entah itu rizki, jabatan atau kedudukan, pasti akan Allah sampaikan. Tetapi apa yang memang bukan milik kita, ia tidak akan kita bisa miliki. Meski ia nyaris menghampiri kita, meski kita mati-matian mengusahakannya.

"Tiada suatu bencana pun yang menimpa di bumi dan (tidak pula) pada dirimu sendiri melainkan telah tertulis dalam kitab (Lauh Mahfuzh) sebelum Kami menciptakannya. Sesungguhnya yang demikian itu adalah mudah bagi Allah. (Kami jelaskan yang demikian itu) supaya kamu jangan berdukacita terhadap apa yang luput dari kamu, dan supaya kamu jangan terlalu gembira terhadap apa yang diberikan-Nya kepadamu. Dan Allah tidak menyukai setiap orang yang sombong lagi membanggakan diri.." (al-Hadiid: 22-23)

Demikian juga bagi yang sedang galau terhadap jodoh. Kadang kita tak sadar mendikte Allah tentang jodoh kita, bukannya meminta yang terbaik dalam istikharah kita tetapi benar-benar mendikte Allah: "Pokoknya harus dia Ya Allah! Harus dia, karena aku sangat mencintainya. " Seakan kita jadi yang menentukan segalanya, kita meminta dengan paksa. Dan akhirnya kalau pun Allah memberikannya maka tak selalu itu yang terbaik. Bisa jadi Allah tak mengulurkannya tidak dengan kelembutan, tapi melemparkannya dengan marah karena niat kita yang terkotori.

Maka wahai jiwa yang sedang gundah, dengarkan ini dari Allah:

"Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagi kamu. Dan boleh jadi kamu mencintai sesuatu, padahal ia amat buruk bagi kamu. Allah Maha mengetahui sedangkan kamu tidak mengetahui." (al-Baqarah: 216)

Maka setelah ini wahai jiwa, jangan kau hanyut dalam nestapa jiwa berkepanjangan terhadap apa-apa yang luput darimu. Setelah ini harus benar-benar dipikirkan bahwa apa-apa yang kita rasa perlu di dunia ini harus benar-benar perlu, bila ada relevansinya dengan harapan kita akan bahagia di akhirat. Karena seorang Mu'min tidak hidup untuk dunia, tetapi menjadikan dunia untuk mencari hidup yang sesungguhnya: hidup di akhirat kelak.

Maka sudahlah, jangan kau tangisi apa yang bukan milikmu!
"Dalam perjalanan hidup ini seringkali kita merasa kecewa. Kecewa sekali. Sesuatu yang luput dari genggaman, keinginan yang tidak tercapai, kenyataan yang tidak sesuai harapan. Akhirnya angan ini lelah berandai-andai ria. Sungguh semua itu telah hadirkan nelangsa yang begitu menggelora dalam jiwa.

Dan sungguh sangat beruntung andai dalam saat-saat terguncangnya jiwa, masih ada setitik cahaya dalam kalbu untuk merenungi kebenaran. Masih ada kekuatan untuk melangkahkan kaki menuju majlis-majlis ilmu, majlis-majlis dzikir yang akan mengantarkan pada ketenteraman jiwa.

Hidup ini ibarat belantara. Tempat kita mengejar berbagai keinginan. Dan memang manusia diciptakan mempunyai kehendak, mempunyai keinginan. Tetapi tidak setiap yang kita inginkan bisa terbukti, tidak setiap yang kita mahu bisa tercapai. Dan tidak mudah menyadari bahwa apa yang bukan menjadi hak kita tak perlu kita tangisi. Banyak orang yang tidak sadar bahwa hidup ini tidak punya satu hukum: harus sukses, harus bahagia atau harus-harus yang lain.

Betapa banyak orang yang sukses tetapi lupa bahwa sejatinya itu semua pemberian Allah hingga membuatnya sombong dan bertindak sewenang-wenang. Begitu juga kegagalan sering tidak dihadapi dengan benar. Padahal dimensi tauhid dari kegagalan adalah tidak tercapainya apa yang memang bukan hak kita. Padahal hakekat kegagalan adalah tidak terengkuhnya apa yang memang bukan hak kita.

Apa yang memang menjadi jatah kita di dunia, entah itu rizki, jabatan atau kedudukan, pasti akan Allah sampaikan. Tetapi apa yang memang bukan milik kita, ia tidak akan kita bisa miliki. Meski ia nyaris menghampiri kita, meski kita mati-matian mengusahakannya.

"Tiada suatu bencana pun yang menimpa di bumi dan (tidak pula) pada dirimu sendiri melainkan telah tertulis dalam kitab (Lauh Mahfuzh) sebelum Kami menciptakannya. Sesungguhnya yang demikian itu adalah mudah bagi Allah. (Kami jelaskan yang demikian itu) supaya kamu jangan berdukacita terhadap apa yang luput dari kamu, dan supaya kamu jangan terlalu gembira terhadap apa yang diberikan-Nya kepadamu. Dan Allah tidak menyukai setiap orang yang sombong lagi membanggakan diri.." (al-Hadiid: 22-23)

Demikian juga bagi yang sedang galau terhadap jodoh. Kadang kita tak sadar mendikte Allah tentang jodoh kita, bukannya meminta yang terbaik dalam istikharah kita tetapi benar-benar mendikte Allah: "Pokoknya harus dia Ya Allah! Harus dia, karena aku sangat mencintainya. " Seakan kita jadi yang menentukan segalanya, kita meminta dengan paksa. Dan akhirnya kalau pun Allah memberikannya maka tak selalu itu yang terbaik. Bisa jadi Allah tak mengulurkannya tidak dengan kelembutan, tapi melemparkannya dengan marah karena niat kita yang terkotori.

Maka wahai jiwa yang sedang gundah, dengarkan ini dari Allah:
"Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagi kamu. Dan boleh jadi kamu mencintai sesuatu, padahal ia amat buruk bagi kamu. Allah Maha mengetahui sedangkan kamu tidak mengetahui." (al-Baqarah: 216)

Maka setelah ini wahai jiwa, jangan kau hanyut dalam nestapa jiwa berkepanjangan terhadap apa-apa yang luput darimu. Setelah ini harus benar-benar dipikirkan bahwa apa-apa yang kita rasa perlu di dunia ini harus benar-benar perlu, bila ada relevansinya dengan harapan kita akan bahagia di akhirat. Karena seorang Mu'min tidak hidup untuk dunia, tetapi menjadikan dunia untuk mencari hidup yang sesungguhnya: hidup di akhirat kelak.

Maka sudahlah, jangan kau tangisi apa yang bukan milikmu!

Maulidur Rasul - 1432H / 2011M



Selamat Menyambut Maulidur Rasul 1432H/2011M kepada semua umat muslimin dan muslimat sekalian.. Panjatkanlah doa serta selawat ke atas Junjungan kita Nabi Muhammad S.A.W....

Untuk kesekian kalinya..akhirnya pada tahun 1432H/2011M dapat juga aku tunaikan hasrat untuk mrnyambut Majlis Sambutan Maulidur Rasul di masjid kesayangan aku itu.. iaitu Masjid Sultan Abu Bakar... tempat aku mencari ketenangan yang hakiki tatkala aku dilanda kebuntuan.. Di sebabkan kesibukan masa dan keadaan tertentu dah lama aku tak menjejakkan kakiku kat situ.. rindunya aku pada Rumah Allah itu...

Masjid Negeri Johor - Masjid Sultan Abu Bakar

Sebenarnya aku nak pergi dari tahun lepas tapi keadaan tak mengizinkan last minutes.. So, this year aku memang nekad giler2 mau pegi jugak.. Aku tak kiralah kalau sorang pun aku pergi, sorangla... Finally, on that day... memang aku pergi sorang sebab mak xbape nak sihat mau ke sana tambahan plak dia ngah ber'cuti'.. Adik2 aku?? erm.. cuti2 nak ke diorg bangun? xde maknanya la hai... So, pukul 6 pagi aku bangun terus siap2..

Dan,..akhirnya...disinilah aku menjejakkan kakiku untuk kali pertama dalam tahun 1432H/2011M ne.. dan aku mengharapkan agar lebih kerap aku menjejakkan kaki ke sini lagi.. Masa sampai tu, syukur sebab senang je aku dapat park kete.. So, pelan2 aku jalan dengan senyuman sentiasa terukir dibibir menuju ke rumah Allah itu...

Alangkah bahagianya jika mak dapat ikut sama..tapi apakan daya.. Insyaallah jika berkesempatan aku nekad mau bawak mak tahun depan.. Sampainya disana,.. aku terus menuju di tempat 'favourite' aku iaitu di tepi tingkap yang menghadap ke laut.. Subhanallah,.. Alagkah indahnya Rumah Allah ini dengan pemandangan yang indah.. Sesungguhnya aku berbangga kerana kedudukan Rumah Allah ini amat menarik perhatianku...

Ditingkap inilah aku menenangkan hatiku yang tak berapa tenang selalunya sambil mensyukuri nikmat Allah yang terbentang luas itu...

Disinilah aku mengambil tempat dalam majlis tersebut.. Aku tak rasa berseorangan sebab ramai yang ader kat situ.. :)

Nyempat lagi aku snap picture ne masa ketibaan Sultan Johor sambil berselawat.. huhuhu

Ne aku snap gambar masa majlis dah habes dan orang ramai berpusu-pusu menuju ke dewan makan di luar masjid untuk menjamah makanan yang telah disediakan di dalam 'dulang'.. :)
Tapi sayangnya,...
Oleh kerana aku berseorangan maka aku segan nak gi makan..jadi, aku tak dapatla nak merasa nasi dalam dulang tahun ne..huhu.. Insyaallah tahun depan aku mesti dapatkan.. :)

Guess what? Dalam kereta hitan tengah2 tu ialah Anak Sultan Ibrahim yang belajar ketenteraan kat India tu..huhu hensem woo ~ aku sempat amek gambar bila dia dah masuk dalam kete je..

Inilah aku..menghabiskan masa sebelum pulang dengan me'nyenap' gambar2 aku sendiri di dalam dan di luar masjid yang tersergam indah itu..huhuu

'CINTA'ku....

Seketika itu,..
Sepi mencuit hati..
Hanya suara hujan seakan memanggil..
Mendendangkan lagu syahdu...
ketika ku termenung,merenung jauh gambarmu
sayang....

..masih merenungkah aku pada gambar itu???...
tidak,.. sudah lamaku tinggalkan malah kuelakkan untuk aku merenung apatah lagi memandang sekilas gambar 'CINTA'ku itu... sepertimana yang telah aku nekad...itulah yang telah aku lakukan.. cuma,.. terkadang aku teringatkan detik itu.. detik aku dan 'CINTA' ku... apakah yang aku harus lakukan untuk mententeramkan hati dan jiwa aku yang kini kerap bercelaru memikirkan 'CINTA' ku itu...

Adakah aku kini dihantui dengan bayang-bayang rasa bersalah kerana tidak berusaha mententeramkan hati dan jiwaku ini??
Adakah jauh dilubuk hati aku,aku rindukan 'CINTA' ku kini? Ataukah tatkala ni 'CINTA' ku merindukan diriku di sini??
Adakah hati aku masih mengharapkan 'CINTA' ku yang satu itu bersemi kembali??
Atau adakah ini semua hanyalah permainan perasaanku sendiri...????

Aku buntu..buntu dengan semua persoalan ini sejak 2 menjak ni... dan butiran jernih itu juga terlalu mudah untuk digugurkan tanpa dipinta... Hatiku kini terasa rapuh... Mengapakah disaat ini segalanya datang menerpa..tidak sesekali kupinta.. tiap hari kupanjatkan doa kepada-Nya.. moga dibukakan hatiku untuk cahaya itu.. terus menyinari hatiku.. begitu juga hati2 insan lain termasuklah 'CINTA'ku itu.. aku hanya mempu berdoa atas kesejahteraan, kejayaan dan juga kebahagiaan beliau...


Terkadang ingin sekali aku menanyakan khabarmu 'CINTA'ku.. namun, aku xmampu... xmampu untuk menerima sindiran daripadamu 'CINTA'ku... terkadang hatiku merintih dan kecewa yang amat kerana tidak mampu untuk menjelaskan segala-galanya kepadamu 'CINTA'ku.. Segala-galanya yang telah berlaku dan sesungguhnya semua yang terjadi itu bukanlah pintaku...hakikat sebenar yang terlalu perit untukku tanggung sendirian.. Hanya DIA, keluarga dan teman-teman rapatku yang mengetahui hakikat yang sebenarnya..

Tidak sesekali aku menyalahkanmu wahai 'CINTA'ku... setiap apa yang terjadi juga bukanlah pintaku... aku hanya perlu kau mengetahui kenyataan itu wahai 'CINTA'ku.. kerana hakikatnya teramat perit untuk aku lalui..jadi aku mahu 'CINTA'ku tahu itu semua.. supaya kelak 'CINTA'ku itu tidak terus menyalahkan diriku..

Ketahuilah 'CINTA'ku,...
Aku tak pernah sesekali berpaling darimu,.. apatah lagi terlintas hati untuk menduakanmu.. apa yang telah berlaku bukanlah pintaku,..sesungguhnya jika diberikan peluang..aku sanggup menjunjung Al-Quran, bagi membuktikan bahawa apa yang terjadi bukanlah dari kehendakku.. Hanya Allah yang Maha Mengetahui hakikatnya... Aku tak mampu lagi berkata-kata, mahupun berdepan dengan 'CINTA'ku.. bukan kerana ego, bukan kerana takut,tapi...aku malu diperlakukan seperti itu 'CINTA'ku.. malu kerana 'CINTA'ku tidak pernah memberi aku sedikit ruang untuk membetulkan keadaan...malahan menganggap akulah punca segalanya.. sedangkan hakikatnya,... aku teramat2 memerlukanmu 'CINTA'ku..untuk menarikku keluar dari dunia khurafat itu...mengharapkan belas kasihanmu 'CINTA'ku untuk memahami diriku...

Hakikatnya,...
Aku tahu bahawa 'CINTA'ku amat-amat terluka...kecewa.. Impian yang 'CINTA'ku bina sendirian untuk kebahagiaanku telah berkubur tanpa dibicara..


Ketahuilah,...
Bahawa sesungguhnya aku tidak menyalahkan 'CINTA'ku atas keputusanmu melepaskan aku.. Aku faham apa yang tersirat di benak hatimu tatkala itu... Namun,.. aku hanya mengharapkan 'CINTA'ku memberi peluang kepadaku untuk menjelaskan hakikat itu... Supaya selepas ini hatiku menjadi lebih tenang dan tenteram dengan segalanya yang kusimpan ini..teramat berat untuk disimpan mahupun dikuburkan...

Bukan niatku untuk meraih simpati 'CINTA'ku... pintaku ini hanyalah untuk menenangkan hati dan jiwaku ini yang kadangkala tak mampu untuk diluahkan dengan kata-kata... Diluar hakikatnya aku kuat,..menepis segala yang aku hadapi..tapi hakikatnya di dalam.. aku mengharapkan 1 ketenangan yang sehingga kini masih menghantuiku...

'CINTA' ku...
Saban hari aku sentiasa memanjatkan doa kepada-Nya,... agar melembutkan dan membukakan hatimu...untuk memberi ruang kepadaku,.. menjelaskan segala-galanya.... Harapanku,...hanyalah ingin menjelaskan kepadamu hakikat yang sebenar..tidak sesekali untuk menagih kasih mu kembali wahai 'CINTA'ku..kerna aku tahu yang 'CINTA'ku amat-amat terluka dengan apa yang telah terjadi..

'CINTA'ku...
Kerana aku terlalu menyayangi dan mencintaimu lah yang menyebabkan hatiku ini tidak tenang dan tenteram..kerana aku terlalu menyayangi dan mencintaimu setulus ikhlas hatiku..aku tidak mahu kau berfikiran yang aku pernah menduakan dirimu sedangkan apa yang terjadi segalanya bukanlah kehendak dan pintaku.. Kini,.. aku hanya mampu memanjatkan doa semoga aku diberi peluang bertemu denganmu dan menjelaskan hakikat itu sebelum aku menghembuskan nafas terakhirku... Jika tidak.... Aku hanya mampu melihat kamu wahai 'CINTA'ku dari atas sana....

~ Puisi Sepi ~

Terkadang aku jatuh dan menangis..
Terkadang aku rebah tidak berdaya untuk berdiri...
Terkadang aku sepi...
Bila waktu berlalu pantas...
Senja seakan melambai syahdu...
Meninggalkan aku...
Dalam kegelapan malam,...
Aku terus dihanyuti rasa sepi itu sendiri..
Sepi yg membaluti bisa menikam jiwa ini...
Kesepian...menjauh la....
Sekira nya jiwa ini disakiti...
Airmata...tolong kurangkan kesakitan ini....
Kesepian...beredar la...
Airmata mampu merungkai segalanya...
Biarpun ianya tidak mampu dibaca...
Luahan tanpa bicara....
Bicara tanpa kata kata...
Hanya DIA memahami segalnya...
Agar segala nye lekas terlerai....
Bila keletihan tiba....
Aku akan tersandar sepi seketika...
Dihujung waktu jua jiwa berbicara...
Tatkala itulah jua aku usaha berbekalkan kudrat yang ada..
Aku bangun daripada terus hanyut dan leka dibuai kesepian yang mencengkam...
Untuk meneruskan hidup yang tersisa disisi DIA..

Kesinambungan hasil Me & Hana....[percubaan yg pertama kali nya...] ♥♥

February 03, 2011

~ Lucky Nite with Cash Cheque RM2000 ~

8 Januari 2011, company yang aku bekerja sekarang ne telah mengadakan Annual Dinner di Amansari Residence Resort, Bandar Seri Alam.. yang mana hotel ini a.k.a servis apartment ne sebenarnya adalah hakmilik company aku bekerja juga.. maka dapatlah gamaknya management save cost..huhu.. Alkisahnya, dinilah tempatnya.....

Amansari Residence Resort

Bermulalah kisahnya, yang mana hari tersebut merupakan hari pertama sepanjang hidup aku beriya2 untuk mencari baju dan juru make-up.. hahaha.. Almaklumlah, temanya 'Dress to Kill'.. pada mulanya, aku malas nak amek port pasal tema dinner ne, tp bila dah nak sampai hari yg dinanti2kan tu.. aku nengok sume staff, including best colleagues aku dok berhabes duet mencari baju dinner yang sesuai... tu semua membuatkan aku jd xsenang duduk seyh..

Sebenarnya apakah alasan aku xmo amek tau sangat pasal tema dinner ne adalah disebabkan aku ne agak 'comel' dan susah nak carik baju..huahuahua.. nak kne pakai dress kan.. jd xkuasa nak melayan.. ader rupa ke nanti kalo aku pakai dress??... hahaha.. at last aku decide pakai jelah baju yang aku dah ada.. aku try survey gak, 'dress' it doesn't mean ko kene pakai baju dress labuh yang melekat kat badan ko tu.. tp just a simple blouse yang melepasi lutut pun kira dress gak pe.. hahaha... at last, dipendekkan cerita..inilah 'dress' aku that nite..

Ala-ala red carpet gitu..hahaha.. sempat aku snap gambar ne pas dinner abes..

And one more thing yg aku nak highlight kan kat sini,... for the first time in my life, that nite aku telah di make over by adeq a.k.a jiran aku, Irra.. thumbs up to her la.. mula2 tu cuak gak aku nak di make-up by this girl.. after 45 minutes without seeing my face at the mirror.. fuuhh.. puas hati babe... muke aku ke tu?? hahaha.. cam xcaye siot.. siap bulu mata palsu.. OMG!... hahaa unbelievable... hahaha... inilah hasilnya.....


Ini plak thumb up to my lil sis.. Ainaa kerana telah berjaya mengubah stail kakakmu ini dengan stail tdung yg baru... walau pun agak kekok..Don't you think it is quite nice is it?..

Oklah, actually on that day aku ader task untuk dibuat coz aku ne one of the committee.. So, akunye tugas ialah menjaga registration counter bersama beberapa lagi my colleagues.. So disinilah bermulanya gadis2 cun dan comel ditugaskan menjaga kaunter pendaftaran..huhuhu


So,.. that nite cam biasalah bila dinner je ramailah yg snap2 gambar2.. almaklum jelah, aweks pun ramai yg cun-cun serta Vogidevas! hahaha.. So, aku just upload gambar aku wif my best Colleagues dekat opis tu.. even though salah sorangnye tu kat site Senai, oleh kerana kami bertiga ne masuk keje tarikh yang sama dan pangkal nama 'NUR' yang sama..till now kitorang rapat.. inilah dia....

(Nur Nazmi Afiq, Nur Amni, Nur Mohd Fairus)

Inilah aku bersama adikku .. Nur juga.. huhu Nur Arlia... :)

Oklah,... yang sebenarnya apa yang paling interesting dan havoc malam tu ialah,.... the Grand Prize for Lucky draw... Guess what?? I'm the lucky one! hahaha..

Replica of Cash Cheque with amount RM2000.00

Inilah dia.. Replika Cash Cheque yang bernilai RM2000.00 sebagai hadiah Grand Prize untuk Lucky Draw masa dinner company aku pada 8 Januari 2011.. dan aku jualah pemenang bertuah itu yang memilik RM2000.00 dalam sekelip mata.. wakaka.. boleh katakan seperti hadiah terpijak la ek. kebetulan that time aku tengah 'kekeringan' & 'kekontangan' akibat berhabis utk adik aku sekolah..tp xpe,.. mungkin sebab niat aku baek habiskan duit untuk persekolahan adik aku tu membuatkan Allah memberi rezeki juga buat aku... Alhamdulillah, syukur...

I'm the Lucky one wif Lucky Draw No. 1078 :)

Grand Lucky Draw Prize Winner dipelopori oleh Project Department...
(Dari kiri: Winner No.3,Hakim-LCD TV 32', Winner No.1,Me!-Cash Cheque RM2k, Winner No.3,Faizal-Cash cheque RM1k)

Berposing setelah menjadi Grand Prize Winner...wakakaka :)